December 1, 2014

Pers,bagian penting dalam perjuangan.


Pers,bagian penting dalam perjuangan.

Media massa khususnya surat kabar dan majalah mempunyai peran penting dalam semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pada masa Kolonial , W. Bruining dari Rotterdam adalah Orang yang pertama kali membawa alat percetakan ke Indonesia. Pada 1851, Ia berhasil menerbitkan surat kabar mingguanHet Bataviasche Advertentie Blad, sesuai dengan namanya mingguan itu hanya berisi iklan dan berita-berita umum lain yang dikutip dari penerbitan resmi yang terbit di Nederland (Staatscourant) dan untuk berita di daerah jajahan dari Javasche Courant.
Selain itu,menurut bubuhanbanjar.wordpress.com, Selama pendudukan Jepang, media massa tetap berusaha dengan berbagai siasat untuk tetap berpihak kepada perjuangan kemerdekaan meski menjadi suara pemerintah pendudukan Jepang. Dan selama perang kemerdekaan, media massa turut berjuang mempertahankan proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945,
Peran Pers sangat banyak untuk kemerdekaan Indonesia walaupun dengan beberapa kendala yaitu, Banyaknya kasus tulisan yang dianggap menentang atau menghasut terhadap pemerintah, hingga dapat dituntut hukuman di pengadilan. di masa Hindia Belanda, larangan terbit bagi surat kabar dan majalah antara lain karena disadari bahayanya pengaruh tulisan dalam bahasa Melayu dalam pers itu segera dapat dipahami oleh penduduk bumiputera.

Sampai sekarang, Pers masih menjadi bagian dari hidup bangsa Indonesia. keberadaannya telah mendorong kemajuan kebudayaan dan peradaban, media penyampaian informasi perkembangan politik kebangsaan, penyebarluasan ide-ide tentang kemerdekaan, liberalisme, dan parlementarisme, menyuarakan pentingnya persatuan, sampai pelosok. 

September 28, 2014

kenapa??

Di sebuah warung bakso.

 Lia dan Jeje sedang makan bakso bersama

“aku sedih” ucap Lia. 

“kenapa?” tanya Jeje penasaran

“aku habis dimarahi sama pacarku” 

“kenapa?” 

“nggak tau. Atau jangan jangan karena, aku nggak balas smsnya waktu itu”

 “kenapa?” 

“aku males aja sms sama dia”

 “kenapa?”

 “kamu kenapa sih? Dari tadi bilang, kenapa kenapa terus?”

 “kenapa? Masalah buat lo!” Lia pergi meninggalkan Jeje.

Social media bukan untuk disembah

 Rabu (27/05) beranda akun facebook milik HP tiba tiba dibanjiri oleh status status yang cenderung tidak penting seperti,

“ih.. aku males sama dia” 
“aku sedih” 
“hampa tanpa dia”
 “kasihan deh lo!” 

Ternyata, setelah ditelusuri. Bukan hanya di facebook yang setiap hari di banjiri oleh status status seperti itu. Tetapi juga, twitter, blogspot, bbm dan social media lainnya. Seakan, mereka lebih mementingkan update status daripada memikirkan bagaimana masalahnya selesai. Ingat! Social media bukan untuk disembah. Bukan tempat untuk mencurahkan segalanya. Jika ingin masalah cepat selesai hubungi tuhan yang maha esa.

September 10, 2014

live in 100 years

Motivate Youself

Live in 100 hundred years!
By : Nurul Latifah HP


AKU
Chairil Anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Maret 1943

Betapa dahsyatnya puisi yang berjudul “aku” itu. sungguh karya yang luar biasa, bukan? Dan pertanyaannya adalah, siapa di dunia ini yang bisa hidup 100 tahun? Atau mungkin 1000 tahun?! Maka, akan saya jawab dengan lantang, ADA!. dan memang benar benar ada!

Well, saya berikan contoh orang yang bisa hidup 100 tahun yakni, Chairil Anwar , Edgar Allan Poe , Sir Arthur Conan Doyley dll. And the Question is, bagaimana mereka hidup sampai 100 tahun? Hidup sehat? Saya rasa bukan.  Chairil Anwar berakhir karena gaya hidupnya buruk.

Anyway, apa yang anda ingat dari seseorang bernama, Sir Arthur Conan Doyley? Yep!, Sherlock Holmes is his best novel. Bahkan sudah ada 2 filmnya.

So, bisa disimpulkan apa yang membuat mereka hidup sampai 100 tahun? Yup!, karya karya mereka. Ide ide mereka yang disalurkan melalui tulisan dan hidup di pikiran kita semua bahkan ketika Chairil Anwar meninggal.. karya karya mereka masih hidup di dunia ini. dibingkai dengan indah , dicetak dalam bentuk buku dan dipelajari.

Itulah arti kita hidup. Membuat sesuatu yang berguna bagi generasi generasi yang akan menghiasi muka bumi ini. karena jika bukan mempelajari masa lalu maka, mereka akan mempelajari apa?  tengok saja.. apa yang sedang kita pelajari sekarang? Masa lalu, bukan? Teori teori yang sudah ditemukan pada masa lalu.

Maka dari itu, ciptakanlah ide ide brilian anda dan tuangkanlah menjadi sesuatu yang berguna. Karena apa? jika anda ingin hidup 100 tahun lebih maka buatlah karya karya. J.

“you can, you should, and if you’re brave enough to start, you will.”
― Stephen King, On Writing: A Memoir of the Craft








December 1, 2014

Pers,bagian penting dalam perjuangan.


Pers,bagian penting dalam perjuangan.

Media massa khususnya surat kabar dan majalah mempunyai peran penting dalam semangat perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Pada masa Kolonial , W. Bruining dari Rotterdam adalah Orang yang pertama kali membawa alat percetakan ke Indonesia. Pada 1851, Ia berhasil menerbitkan surat kabar mingguanHet Bataviasche Advertentie Blad, sesuai dengan namanya mingguan itu hanya berisi iklan dan berita-berita umum lain yang dikutip dari penerbitan resmi yang terbit di Nederland (Staatscourant) dan untuk berita di daerah jajahan dari Javasche Courant.
Selain itu,menurut bubuhanbanjar.wordpress.com, Selama pendudukan Jepang, media massa tetap berusaha dengan berbagai siasat untuk tetap berpihak kepada perjuangan kemerdekaan meski menjadi suara pemerintah pendudukan Jepang. Dan selama perang kemerdekaan, media massa turut berjuang mempertahankan proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945,
Peran Pers sangat banyak untuk kemerdekaan Indonesia walaupun dengan beberapa kendala yaitu, Banyaknya kasus tulisan yang dianggap menentang atau menghasut terhadap pemerintah, hingga dapat dituntut hukuman di pengadilan. di masa Hindia Belanda, larangan terbit bagi surat kabar dan majalah antara lain karena disadari bahayanya pengaruh tulisan dalam bahasa Melayu dalam pers itu segera dapat dipahami oleh penduduk bumiputera.

Sampai sekarang, Pers masih menjadi bagian dari hidup bangsa Indonesia. keberadaannya telah mendorong kemajuan kebudayaan dan peradaban, media penyampaian informasi perkembangan politik kebangsaan, penyebarluasan ide-ide tentang kemerdekaan, liberalisme, dan parlementarisme, menyuarakan pentingnya persatuan, sampai pelosok. 

September 28, 2014

kenapa??

Di sebuah warung bakso.

 Lia dan Jeje sedang makan bakso bersama

“aku sedih” ucap Lia. 

“kenapa?” tanya Jeje penasaran

“aku habis dimarahi sama pacarku” 

“kenapa?” 

“nggak tau. Atau jangan jangan karena, aku nggak balas smsnya waktu itu”

 “kenapa?” 

“aku males aja sms sama dia”

 “kenapa?”

 “kamu kenapa sih? Dari tadi bilang, kenapa kenapa terus?”

 “kenapa? Masalah buat lo!” Lia pergi meninggalkan Jeje.

Social media bukan untuk disembah

 Rabu (27/05) beranda akun facebook milik HP tiba tiba dibanjiri oleh status status yang cenderung tidak penting seperti,

“ih.. aku males sama dia” 
“aku sedih” 
“hampa tanpa dia”
 “kasihan deh lo!” 

Ternyata, setelah ditelusuri. Bukan hanya di facebook yang setiap hari di banjiri oleh status status seperti itu. Tetapi juga, twitter, blogspot, bbm dan social media lainnya. Seakan, mereka lebih mementingkan update status daripada memikirkan bagaimana masalahnya selesai. Ingat! Social media bukan untuk disembah. Bukan tempat untuk mencurahkan segalanya. Jika ingin masalah cepat selesai hubungi tuhan yang maha esa.

September 10, 2014

live in 100 years

Motivate Youself

Live in 100 hundred years!
By : Nurul Latifah HP


AKU
Chairil Anwar
Kalau sampai waktuku
‘Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
Maret 1943

Betapa dahsyatnya puisi yang berjudul “aku” itu. sungguh karya yang luar biasa, bukan? Dan pertanyaannya adalah, siapa di dunia ini yang bisa hidup 100 tahun? Atau mungkin 1000 tahun?! Maka, akan saya jawab dengan lantang, ADA!. dan memang benar benar ada!

Well, saya berikan contoh orang yang bisa hidup 100 tahun yakni, Chairil Anwar , Edgar Allan Poe , Sir Arthur Conan Doyley dll. And the Question is, bagaimana mereka hidup sampai 100 tahun? Hidup sehat? Saya rasa bukan.  Chairil Anwar berakhir karena gaya hidupnya buruk.

Anyway, apa yang anda ingat dari seseorang bernama, Sir Arthur Conan Doyley? Yep!, Sherlock Holmes is his best novel. Bahkan sudah ada 2 filmnya.

So, bisa disimpulkan apa yang membuat mereka hidup sampai 100 tahun? Yup!, karya karya mereka. Ide ide mereka yang disalurkan melalui tulisan dan hidup di pikiran kita semua bahkan ketika Chairil Anwar meninggal.. karya karya mereka masih hidup di dunia ini. dibingkai dengan indah , dicetak dalam bentuk buku dan dipelajari.

Itulah arti kita hidup. Membuat sesuatu yang berguna bagi generasi generasi yang akan menghiasi muka bumi ini. karena jika bukan mempelajari masa lalu maka, mereka akan mempelajari apa?  tengok saja.. apa yang sedang kita pelajari sekarang? Masa lalu, bukan? Teori teori yang sudah ditemukan pada masa lalu.

Maka dari itu, ciptakanlah ide ide brilian anda dan tuangkanlah menjadi sesuatu yang berguna. Karena apa? jika anda ingin hidup 100 tahun lebih maka buatlah karya karya. J.

“you can, you should, and if you’re brave enough to start, you will.”
― Stephen King, On Writing: A Memoir of the Craft